By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Inigo WayInigo WayInigo Way
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • IGNASIANA
    IGNASIANA
    Segala hal tentang spiritualitas ignasia
    Show More
    Top News
    Jangan Bosan, Ya. Paus Sudah Pulang, Tapi Spektrum Tuhan Masih Terus Broadcast
    1 year ago
    Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
    3 months ago
    Romo Hari Juliawan SJ: Tanpa Spiritualitas, Hidup dan Perkawinan Hanya Akan “Menggelinding Begitu Saja”
    3 months ago
    Latest News
    Ketika Manusia Datang pada Allah
    3 minutes ago
    Manusia Sering Bersandar pada Hal yang Rapuh
    7 hours ago
    Iman Bukan Sebuah Sikap Netral
    2 days ago
    Hukum Bukan Batasan, Melainkan Jalan Kehidupan
    2 days ago
  • IDEA
    IDEAShow More
    Ketika Manusia Datang pada Allah
    9 minutes ago
    Manusia Sering Bersandar pada Hal yang Rapuh
    8 hours ago
    Iman Bukan Sebuah Sikap Netral
    2 days ago
    Hukum Bukan Batasan, Melainkan Jalan Kehidupan
    3 days ago
    Mengapa Mesti Merendah?
    3 days ago
  • GEREJA SEMESTA
    GEREJA SEMESTAShow More
    Paus Leo XIV: Prapaskah, Momen Menjaga Lisan Kita
    3 weeks ago
    Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Orang Sakit Sedunia 2026: Belas Kasih Orang Samaria
    2 months ago
    Vatikan Tetapkan Tema Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-60: “Menjaga Suara dan Wajah Manusia”
    2 months ago
    Bagaimana Gereja Katolik Dapat Menganulir Sebuah Perkawinan?
    2 months ago
    Paus Leo XIV Umumkan Tahun Yubileum Fransiskan dan Berikan Indulgensi Penuh
    2 months ago
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
    • SBS
    KOMUNITAS
    Show More
    Top News
    Maria Maggiore, Salus Populi Romani Sebuah Memoar Reflektif Imajinatif Bagian 1
    4 months ago
    Sapaan Lembut Sang Bunda di Fatima
    3 months ago
    Refleksi 22 Tahun Menjalani Hidup Bersama Seorang Mantan Jesuit
    8 months ago
    Latest News
    Saluran Air Hidup bagi yang Lain
    6 days ago
    Bapa yang Tak Pernah Berhenti Menunggu
    6 days ago
    Ada Rindu yang Tak Bisa Dijelaskan dengan Logika
    2 months ago
    Paus Leo XIV Umumkan Tahun Yubileum Fransiskan dan Berikan Indulgensi Penuh
    2 months ago
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
  • KOLOM PENDIDIKAN
    KOLOM PENDIDIKAN
    Show More
    Top News
    Kehadiran dan Kemurahan Hati
    10 months ago
    Menggali Kepemimpinan Perempuan dalam Cahaya Iman: Inspirasi dari Ratu Elizabeth II
    9 months ago
    Latest News
    Menggali Kepemimpinan Perempuan dalam Cahaya Iman: Inspirasi dari Ratu Elizabeth II
    9 months ago
    Kehadiran dan Kemurahan Hati
    10 months ago
Reading: Iman Bukan Sebuah Sikap Netral
Share
Font ResizerAa
Inigo WayInigo Way
  • IGNASIANA
  • IDEA
  • GEREJA SEMESTA
  • YAYASAN SESAWI
  • STP BONAVENTURA
  • KOLOM PENDIDIKAN
Search
  • Home
  • GEREJA SEMESTA
    • Ajaran Gereja
    • Paus
    • Sejarah Gereja
    • Tradisi Gereja
  • IDEA
    • Homili
    • Refleksi
    • Renungan
    • Syair
  • IGNASIANA
    • Latihan Rohani
    • Riwayat Ignatius
    • Sahabat Ignatius
    • Surat-surat Ignatius
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Inigo Way Network. Sesawi Foundation. All Rights Reserved.
Inigo Way > Petrus Faber > IGNASIANA > Latihan Rohani > Iman Bukan Sebuah Sikap Netral
IDEAIGNASIANALatihan RohaniRefleksi

Iman Bukan Sebuah Sikap Netral

Gabriel Abdi Susanto
Last updated: March 10, 2026 12:46 pm
By Gabriel Abdi Susanto 2 days ago
Share
3 Min Read
SHARE

Kamis, 12 Maret 2026, Bacaan I: Yeremia 7:23-28
Injil: Lukas 11:14-23

Dalam Bacaan Pertama dari Kitab Yeremia, Tuhan menyampaikan pesan yang sangat sederhana namun mendalam: “Dengarkanlah suara-Ku.” Tuhan tidak pertama-tama meminta korban atau ritual yang rumit. Yang Ia inginkan adalah ketaatan dan relasi yang hidup dengan umat-Nya. Namun Yeremia menggambarkan bagaimana umat justru mengeraskan hati mereka. Mereka tidak mau mendengarkan, bahkan semakin menjauh dari Tuhan.

Situasi yang sama tampak dalam Injil menurut Lukas. Ketika Yesus mengusir setan dari seorang yang bisu, sebagian orang justru menuduh bahwa Ia melakukannya dengan kuasa Beelzebul. Yesus kemudian menjawab dengan tegas: “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti runtuh.” Ia juga mengatakan bahwa barangsiapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku.

Sabda hari ini menunjukkan bahwa iman bukanlah sikap netral. Setiap orang dipanggil untuk memilih. Apakah kita membuka hati kepada Tuhan atau justru menutupnya?

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami godaan untuk bersikap setengah-setengah. Kita ingin mengikuti Tuhan, tetapi pada saat yang sama kita juga mengikuti kepentingan diri sendiri, ambisi, atau kenyamanan hidup. Namun Yesus mengingatkan bahwa hati manusia tidak bisa terbagi dua. Relasi dengan Tuhan menuntut komitmen yang utuh.

Dalam pembedaan roh (discernment) ala Ignasian, dalam batin manusia ada berbagai dorongan: ada yang membawa kita lebih dekat kepada Tuhan, tetapi ada juga yang menjauhkan kita dari-Nya. Tugas kita adalah belajar mengenali gerak-gerak batin itu dan memilih apa yang membawa kita kepada kasih Tuhan.

Sabda hari ini mengajak kita untuk bertanya kepada diri sendiri:

  • Apakah aku sungguh mendengarkan suara Tuhan dalam hidupku?
  • Ataukah aku lebih sering mengikuti suara ego dan kepentinganku sendiri?
  • Dalam keputusan-keputusan kecil setiap hari, apakah aku memilih yang membawa aku lebih dekat kepada Tuhan?

Sering kali keputusan besar dalam hidup justru dibentuk oleh pilihan-pilihan kecil yang kita lakukan setiap hari: memilih untuk jujur, memilih untuk mengampuni, memilih untuk berbuat baik, memilih untuk setia dalam doa.

Ketika kita belajar mendengarkan Tuhan dengan hati yang terbuka, hidup kita perlahan-lahan akan menjadi lebih utuh dan terarah. Kita tidak lagi hidup dalam kebimbangan, tetapi dalam kesatuan hati dengan Tuhan.

Doa

Tuhan, bukalah hatiku untuk mendengarkan suara-Mu. Bantulah aku membedakan apa yang berasal dari-Mu dan apa yang menjauhkan aku dari-Mu. Berilah aku keberanian untuk memilih Engkau dalam setiap keputusan hidupku.
Amin. 🙏

You Might Also Like

Syukur Tak Sekadar Respons Emosional

Visi Allah untuk Manusia

Kamis, 19 September 2024 Pekan Biasa XXIV

Ester, Ratu di Persimpangan Jalan

Kehadiran Kerajaan Allah Bukan Sesuatu yang Spektakuler

TAGGED:hati yang keraskeberanian imankehadiran Allah yang membebaskankemenangan kebaikankerajaan allahkesetiaan pada perjanjianketaatan kepada Allahkomitmen imankuasa Yesus atas roh jahatmendengarkan suara Tuhanpembebasan dari kejahatanperjuangan rohanipertobatanpilihan mengikuti Kristusterang melawan kegelapan
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Share
By Gabriel Abdi Susanto
Follow:
Jurnalis, lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
Previous Article Hukum Bukan Batasan, Melainkan Jalan Kehidupan
Next Article Manusia Sering Bersandar pada Hal yang Rapuh
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Ketika Manusia Datang pada Allah
  • Manusia Sering Bersandar pada Hal yang Rapuh
  • Iman Bukan Sebuah Sikap Netral
  • Hukum Bukan Batasan, Melainkan Jalan Kehidupan
  • Mengapa Mesti Merendah?

Recent Comments

  1. Y. S. Cahya Martadi on Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
  2. Toro on Minggu Gaudete Ini Sungguh Nyata bagi Saya
  3. Toro on Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
  4. Toro on Romo Hari Juliawan SJ: Tanpa Spiritualitas, Hidup dan Perkawinan Hanya Akan “Menggelinding Begitu Saja”
  5. Toro on Indonesia Pertama Kali Berpartisipasi dalam “100 Presepi in Vaticano”
Inigo WayInigo Way
Follow US
© 2024 Inigo Way Network. Member of Yayasan Sesawi and Paguyuban Sesawi. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?