Vatikan — Kapel Sistina telah dipersiapkan untuk menjadi tempat berlangsungnya konklaf pemilihan Paus ke-267 oleh 133 Kardinal terpilih. Konklaf dijadwalkan dimulai pada Rabu, 7 Mei 2025.
Kantor Pers Tahta Suci Vatikan merilis dokumentasi visual persiapan pada Sabtu (3/5), menunjukkan sejumlah detail penting, termasuk pemasangan cerobong asap di atas atap Kapel Sistina oleh tim pemadam kebakaran Vatikan sehari sebelumnya. Cerobong ini akan mengeluarkan asap hitam jika belum tercapai dua pertiga suara atau minimal 89 suara, dan asap putih akan menjadi tanda bahwa pemimpin baru Gereja Katolik telah terpilih.
Sebelum konklaf dimulai, para Kardinal akan menggelar Misa Pro Eligendo Romano Pontifice pada pukul 10.00 waktu setempat di Basilika Santo Petrus. Misa ini menjadi bentuk doa bersama memohon bimbingan Roh Kudus.
Selanjutnya, pada pukul 16.30, para Kardinal akan memulai prosesi menuju Kapel Sistina dari Kapel Paulus setelah mendaraskan Litani Para Kudus. Setibanya di Kapel Sistina, mereka akan mengucapkan sumpah untuk setia menjalankan Munus Petrinum bila terpilih, serta menjaga kerahasiaan proses pemilihan dan menolak segala intervensi eksternal.
Setelah perintah extra omnes diumumkan oleh Pemimpin Upacara Liturgi Kepausan — yang memerintahkan semua pihak yang tidak terlibat langsung dalam konklaf untuk meninggalkan ruangan — Kardinal Raniero Cantalamessa, Pengkhotbah Emeritus Rumah Tangga Kepausan, akan menyampaikan renungan kepada para pemilih.
Pemungutan suara pertama dijadwalkan berlangsung pada malam hari 7 Mei. Selanjutnya, selama masa konklaf, para Kardinal akan memberikan suara sebanyak empat kali per hari, dua kali di pagi dan dua kali di sore hari. Setiap surat suara yang digunakan akan dibakar, dan asap dari cerobong Kapel Sistina akan menjadi penanda bagi dunia: apakah Paus baru telah terpilih, atau proses pemilihan masih berlanjut.
Konklaf ini menjadi sorotan dunia sebagai momentum penting dalam sejarah Gereja Katolik global.
Sumber : Vatican News
