By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Inigo WayInigo WayInigo Way
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • IGNASIANA
    IGNASIANA
    Segala hal tentang spiritualitas ignasia
    Show More
    Top News
    Jangan Bosan, Ya. Paus Sudah Pulang, Tapi Spektrum Tuhan Masih Terus Broadcast
    2 years ago
    Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
    3 months ago
    Romo Hari Juliawan SJ: Tanpa Spiritualitas, Hidup dan Perkawinan Hanya Akan “Menggelinding Begitu Saja”
    3 months ago
    Latest News
    Bangun dan Berjalanlah!
    57 seconds ago
    Iman Membuka Mata untuk Melihat Mukjizat
    20 hours ago
    Dahulu Kamu Adalah Kegelapan
    2 days ago
    Ketika Manusia Datang pada Allah
    3 days ago
  • IDEA
    IDEAShow More
    Bangun dan Berjalanlah!
    49 minutes ago
    Iman Membuka Mata untuk Melihat Mukjizat
    21 hours ago
    Dahulu Kamu Adalah Kegelapan
    2 days ago
    Ketika Manusia Datang pada Allah
    4 days ago
    Manusia Sering Bersandar pada Hal yang Rapuh
    4 days ago
  • GEREJA SEMESTA
    GEREJA SEMESTAShow More
    Paus Leo XIV: Prapaskah, Momen Menjaga Lisan Kita
    3 weeks ago
    Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Orang Sakit Sedunia 2026: Belas Kasih Orang Samaria
    2 months ago
    Vatikan Tetapkan Tema Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-60: “Menjaga Suara dan Wajah Manusia”
    2 months ago
    Bagaimana Gereja Katolik Dapat Menganulir Sebuah Perkawinan?
    2 months ago
    Paus Leo XIV Umumkan Tahun Yubileum Fransiskan dan Berikan Indulgensi Penuh
    2 months ago
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
    • SBS
    KOMUNITAS
    Show More
    Top News
    Maria Maggiore, Salus Populi Romani Sebuah Memoar Reflektif Imajinatif Bagian 1
    4 months ago
    Sapaan Lembut Sang Bunda di Fatima
    4 months ago
    Refleksi 22 Tahun Menjalani Hidup Bersama Seorang Mantan Jesuit
    9 months ago
    Latest News
    Saluran Air Hidup bagi yang Lain
    1 week ago
    Bapa yang Tak Pernah Berhenti Menunggu
    1 week ago
    Ada Rindu yang Tak Bisa Dijelaskan dengan Logika
    2 months ago
    Paus Leo XIV Umumkan Tahun Yubileum Fransiskan dan Berikan Indulgensi Penuh
    2 months ago
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
  • KOLOM PENDIDIKAN
    KOLOM PENDIDIKAN
    Show More
    Top News
    Kehadiran dan Kemurahan Hati
    10 months ago
    Menggali Kepemimpinan Perempuan dalam Cahaya Iman: Inspirasi dari Ratu Elizabeth II
    9 months ago
    Latest News
    Menggali Kepemimpinan Perempuan dalam Cahaya Iman: Inspirasi dari Ratu Elizabeth II
    9 months ago
    Kehadiran dan Kemurahan Hati
    10 months ago
Reading: Agar Rahmat Tuhan Bekerja
Share
Font ResizerAa
Inigo WayInigo Way
  • IGNASIANA
  • IDEA
  • GEREJA SEMESTA
  • YAYASAN SESAWI
  • STP BONAVENTURA
  • KOLOM PENDIDIKAN
Search
  • Home
  • GEREJA SEMESTA
    • Ajaran Gereja
    • Paus
    • Sejarah Gereja
    • Tradisi Gereja
  • IDEA
    • Homili
    • Refleksi
    • Renungan
    • Syair
  • IGNASIANA
    • Latihan Rohani
    • Riwayat Ignatius
    • Sahabat Ignatius
    • Surat-surat Ignatius
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Inigo Way Network. Sesawi Foundation. All Rights Reserved.
Inigo Way > Petrus Faber > IGNASIANA > Latihan Rohani > Agar Rahmat Tuhan Bekerja
IDEAIGNASIANALatihan RohaniRefleksi

Agar Rahmat Tuhan Bekerja

Gabriel Abdi Susanto
Last updated: March 8, 2026 12:33 pm
By Gabriel Abdi Susanto 1 week ago
Share
3 Min Read
SHARE

Senin, 9 Maret 2026
Bacaan:
Bacaan Pertama: Kitab 2 Raja-Raja 5:1–15a
Injil: Injil Lukas 4:24–30

Hari ini Sabda Tuhan mengajak kita melihat bagaimana Allah bekerja melalui kerendahan hati dan keterbukaan batin.

Dalam kisah dari Kitab 2 Raja-Raja, Naaman adalah seorang panglima besar yang dihormati banyak orang, tetapi ia menderita penyakit kusta. Ketika ia datang kepada nabi Elisa untuk disembuhkan, ia mengharapkan tindakan yang spektakuler. Namun Elisa hanya menyuruhnya mandi tujuh kali di Sungai Yordan.

Naaman sempat marah karena cara itu tampak terlalu sederhana. Tetapi ketika ia akhirnya merendahkan diri dan taat, ia mengalami mukjizat: tubuhnya dipulihkan dan hatinya juga berubah. Ia kemudian mengakui bahwa tidak ada Allah selain Allah Israel.

Dalam Injil dari Injil Lukas, Yesus mengingatkan orang-orang di Nazaret bahwa rahmat Allah tidak terbatas pada kelompok tertentu. Ia menyebut kisah Naaman, seorang asing yang justru menerima rahmat Tuhan. Namun orang-orang di kampung halaman Yesus menolak kata-kata itu karena mereka tidak siap menerima bahwa Allah bekerja di luar batas yang mereka pikirkan.

Di sinilah spiritualitas Ignasian membantu kita merenungkan Sabda Tuhan secara lebih mendalam.

Santo Ignatius dari Loyola mengajak kita untuk melakukan kontemplasi dalam tindakan: membayangkan diri kita berada dalam kisah itu.

Bayangkan diri kita berdiri di tepi Sungai Yordan. Kita melihat Naaman yang awalnya penuh kesombongan, lalu perlahan belajar taat. Kita juga melihat orang-orang Nazaret yang menutup hati terhadap Yesus.

Lalu kita bertanya dalam doa:

  • Dalam bagian mana dari kisah ini aku melihat diriku?
  • Apakah aku seperti Naaman yang sulit menerima cara Tuhan yang sederhana?
  • Ataukah aku seperti orang-orang Nazaret yang menolak ketika Tuhan berbicara melalui sesuatu yang tidak sesuai harapanku?

Dalam Latihan Rohani, Ignatius juga mengajak kita memohon satu rahmat: hati yang bebas dan rendah hati agar kita dapat mengenali karya Tuhan dalam segala hal (finding God in all things).

Sering kali Tuhan tidak bekerja melalui hal yang besar dan spektakuler. Ia hadir dalam kesederhanaan: dalam doa yang tenang, dalam nasihat orang lain, dalam tugas kecil yang kita jalani setiap hari.

Masa Prapaskah adalah kesempatan untuk belajar seperti Naaman setelah ia bertobat: merendahkan diri agar rahmat Tuhan dapat bekerja dalam hidup kita.

Doa:
Tuhan, ajarlah aku memiliki hati yang rendah dan terbuka. Bantulah aku mengenali karya-Mu bahkan dalam hal-hal sederhana dalam hidupku. Amin.

You Might Also Like

Para Kardinal Minta Umat Berdoa Agar Peserta Konklaf Dapat Memilih Paus yang Baru dengan Hati Murni

Belajar Aktif dalam Diam Bersama Santo Yusuf Pekerja

Allah yang Besar Berkarya Melalui Manusia Rapuh

Ringkasan Dokumen dan Panduan Studi Ensiklik Dilexit Nos

Cinta Allah yang Melompat Mendekati Kita

TAGGED:headlineignatius loyolakerendahan hatiketaatanketerbukaan hatikontemplasi Injilmenemukan Tuhan dalam segala halnaamannabi tidak dihargaiNazaretpenyembuhanpertobatan Prapaskah. headlinerahmat Allahspiritualitas ignasiansungai yordan
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Share
By Gabriel Abdi Susanto
Follow:
Jurnalis, lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
Previous Article Saluran Air Hidup bagi yang Lain
Next Article Mengapa Mesti Merendah?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bangun dan Berjalanlah!
  • Iman Membuka Mata untuk Melihat Mukjizat
  • Dahulu Kamu Adalah Kegelapan
  • Ketika Manusia Datang pada Allah
  • Manusia Sering Bersandar pada Hal yang Rapuh

Recent Comments

  1. Y. S. Cahya Martadi on Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
  2. Toro on Minggu Gaudete Ini Sungguh Nyata bagi Saya
  3. Toro on Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
  4. Toro on Romo Hari Juliawan SJ: Tanpa Spiritualitas, Hidup dan Perkawinan Hanya Akan “Menggelinding Begitu Saja”
  5. Toro on Indonesia Pertama Kali Berpartisipasi dalam “100 Presepi in Vaticano”
Inigo WayInigo Way
Follow US
© 2024 Inigo Way Network. Member of Yayasan Sesawi and Paguyuban Sesawi. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?