By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Inigo WayInigo WayInigo Way
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • IGNASIANA
    IGNASIANA
    Segala hal tentang spiritualitas ignasia
    Show More
    Top News
    Jangan Bosan, Ya. Paus Sudah Pulang, Tapi Spektrum Tuhan Masih Terus Broadcast
    2 years ago
    Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
    11 months ago
    Rm Hari Juliawan SJ Ditunjuk sebagai General Counsellor Serikat Jesus, Jembatani Misi Asia Pasifik dan Kepemimpinan Global
    1 day ago
    Latest News
    Rm Hari Juliawan SJ Ditunjuk sebagai General Counsellor Serikat Jesus, Jembatani Misi Asia Pasifik dan Kepemimpinan Global
    1 day ago
    Jesuit College Alumni Target 5,000 Blood Units in Nationwide Donation Drive
    4 days ago
    World Union of Jesuit Alumni President Supports Xtreme Impact Solidarity Mission in Madura
    1 week ago
    Jesuit Volunteer for Papua Ajak Anak Muda Mengabdi
    1 week ago
  • IDEA
    IDEAShow More
    Ziarah Batin Rosario: Mengubah Keputusasaan Menjadi Harapan
    1 month ago
    Membangun Bumi dan Langit yang Baru dari Lingkungan Kita
    2 months ago
    Calon Arang dan Batas yang Kabur antara Cinta, Kebaikan, dan Kejahatan
    2 months ago
    Tuhan Bukan Pendukung Tim Mana Pun
    4 months ago
    Menulis untuk Menghidupkan Literasi: Jejak Sunyi Angela Yurmani Giawa
    4 months ago
  • GEREJA SEMESTA
    GEREJA SEMESTAShow More
    Katekismus Laudato Si’ Tak Dicetak Ulang, Kini Tersedia dalam Edisi Digital
    1 month ago
    Paus Leo XIV Soroti Bahaya Clickbait dalam Pesan Hari Komunikasi Sosial 2027
    1 month ago
    Becoming Christ’s Influencers: Asian Digital Missionaries Called to “Whisper” Jesus
    2 months ago
    Asia’s First Catholic Digital Missionary Assembly Opens New Path for Digital Mission
    2 months ago
    Asian Digital Missionaries Urged to Move from Influencers to Witnesses
    2 months ago
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
    • SBS
    KOMUNITAS
    Show More
    Top News
    Maria Maggiore, Salus Populi Romani Sebuah Memoar Reflektif Imajinatif Bagian 1
    11 months ago
    Sapaan Lembut Sang Bunda di Fatima
    11 months ago
    Refleksi 22 Tahun Menjalani Hidup Bersama Seorang Mantan Jesuit
    1 year ago
    Latest News
    Kalender Donor Darah PAKJ Sepanjang November 2026
    1 day ago
    Rm Hari Juliawan SJ Ditunjuk sebagai General Counsellor Serikat Jesus, Jembatani Misi Asia Pasifik dan Kepemimpinan Global
    1 day ago
    Temu Kolese 2026: Sembilan Ratusan Siswa Membuat Keributan
    3 weeks ago
    Sepuluh Tahun GC36, Jesuit Tekankan Discernment, Kolaborasi, dan Jejaring
    1 month ago
  • Yayasan Sesawi
    • VISI MISI YAYASAN SESAWI
    • Susunan Pengurus Yayasan
    • ALAMAT KANTOR YAYASAN SESAWI
    • DONASI untuk YAYASAN SESAWI
    • Dukung Panggilan
  • STP Bonaventura
  • AQUINAS 101
    AQUINAS 101
    Show More
    Top News
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    7 months ago
    Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
    7 months ago
    Argumen Favorit Thomas Aquinas tentang Keberadaan Tuhan (Aquinas 101)
    8 months ago
    Latest News
    Yesus Menjanjikan Roh Kudus bagi Kita
    6 months ago
    Misteri Paskah Menurut Thomas Aquinas (Aquinas 101)
    7 months ago
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    7 months ago
    Apa yang Terjadi Ketika Kita Menyantap Tubuh Kristus? (Aquinas 101)
    7 months ago
  • Dupang
Reading: Cinta Allah yang Melompat Mendekati Kita
Share
Font ResizerAa
Inigo WayInigo Way
  • IGNASIANA
  • IDEA
  • GEREJA SEMESTA
  • YAYASAN SESAWI
  • STP BONAVENTURA
  • AQUINAS 101
Search
  • Home
  • GEREJA SEMESTA
    • Ajaran Gereja
    • Paus
    • Sejarah Gereja
    • Tradisi Gereja
  • IDEA
    • Homili
    • Refleksi
    • Renungan
    • Syair
  • IGNASIANA
    • Latihan Rohani
    • Riwayat Ignatius
    • Sahabat Ignatius
    • Surat-surat Ignatius
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Inigo Way Network. Sesawi Foundation. All Rights Reserved.
IDEARenungan

Cinta Allah yang Melompat Mendekati Kita

Petrus Kanisius, dengan komitmen tanpa batas, melampaui tantangan zamannya untuk membawa kabar sukacita kepada umat yang terluka.

Gabriel Abdi Susanto
Last updated: December 20, 2024 11:36 am
By Gabriel Abdi Susanto 2 years ago
Share
3 Min Read
SHARE

21 Desember 2024, Sebuah Refleksi di Hari Santo Petrus Kanisius

Angin dingin musim semi Palestina membawa aroma harapan ketika Kidung Agung 2:8-14 menggambarkan kehadiran Sang Kekasih yang melompat-lompat mendekati sang mempelai. “Lihatlah, kekasihku datang, melompat-lompat di atas gunung-gunung,” tulis pengarang Kidung Agung, menyulam bahasa cinta yang begitu dalam dan transenden. Cinta yang melampaui rintangan, menggambarkan Allah yang mendekat, hadir dengan kehangatan yang memulihkan.

Narasi ini bergaung dalam Injil Lukas 1:39-45, di mana Maria yang telah menerima kabar sukacita dari Malaikat Gabriel segera bergegas menuju Elisabet. Tindakan Maria bukan sekadar ziarah keluarga, melainkan simbol cinta yang melompat mendekati yang lain, melintasi bukit-bukit Yudea, membawa Kristus yang hidup di rahimnya. Pertemuan dua perempuan ini menjadi perjumpaan Ilahi yang membawa sukacita. Yohanes dalam rahim Elisabet melompat-lompat kegirangan, menyaksikan cinta Allah yang menyentuh dunia dalam rupa manusia.

Hari ini, saat Gereja merayakan Santo Petrus Kanisius, kita diundang untuk melihat bagaimana cinta yang melompat-lompat ini juga hadir dalam hidup seorang teolog dan pengkhotbah yang berjuang di tengah Eropa yang bergolak oleh Reformasi. Petrus Kanisius, dengan komitmen tanpa batas, melampaui tantangan zamannya untuk membawa kabar sukacita kepada umat yang terluka. Dalam karya-karyanya, terutama Catechismus Minor (1555), ia membawa pesan cinta Allah yang menghidupkan, berbicara dengan bahasa yang bisa dimengerti, dan menjangkau setiap hati yang mencari.

Teolog kontemporer seperti Hans Urs von Balthasar dalam Theo-Drama: Theological Dramatic Theory (1988) menggambarkan momen perjumpaan Ilahi ini sebagai “drama cinta” di mana Allah selalu memulai, memanggil, dan melompat mendekati manusia. Sementara itu, Scott Hahn dalam Joy to the World: How Christ’s Coming Changed Everything (and Still Does) (2014) menggarisbawahi bagaimana peran Maria dalam kunjungannya ke Elisabet adalah contoh konkret bagaimana cinta ilahi menggerakkan manusia untuk bertindak. Cinta tidak pernah statis, melainkan dinamis, melintasi gunung, menyentuh yang lain, dan membawa sukacita.

Bagi Petrus Kanisius, cinta ini terwujud dalam misinya mendidik umat, menciptakan dialog antara Gereja Katolik dan kelompok Reformasi, serta menjadikan setiap tindakannya sebagai jawaban atas panggilan Ilahi. Ia adalah gambaran modern dari Maria, yang tidak menyimpan Kristus untuk dirinya sendiri tetapi membawanya kepada dunia.

Dalam merenungkan Kidung Agung dan Injil Lukas di bawah naungan perayaan Santo Petrus Kanisius, kita diajak untuk menjawab panggilan cinta Allah yang melompat mendekati kita. Seperti Maria, seperti Elisabet, dan seperti Petrus Kanisius, kita dipanggil untuk membawa Kristus kepada dunia dengan langkah yang penuh sukacita.

Daftar Pustaka

  1. Balthasar, Hans Urs von. Theo-Drama: Theological Dramatic Theory. San Francisco: Ignatius Press, 1988.
  2. Hahn, Scott. Joy to the World: How Christ’s Coming Changed Everything (and Still Does). New York: Image, 2014.
  3. McGrath, Alister E. Historical Theology: An Introduction to the History of Christian Thought. Oxford: Wiley-Blackwell, 2013.
  4. Hardon, John A. The Catholic Catechism: A Contemporary Catechism of the Teachings of the Catholic Church. Garden City: Doubleday, 1975.

You Might Also Like

Becoming Christ’s Influencers: Asian Digital Missionaries Called to “Whisper” Jesus

Terkadang Kita Seperti Anak Bungsu yang Tersesat

Ketika Tangan Allah Menguatkan

Yogyakarta Governor Calls on Jesuit Alumni Worldwide to Lead with Conscience and Serve Humanity

Berjalan Bersama Rekan Jesuit dan Awam

TAGGED:cinta Allahheadlinekisah elisabetkisah mariamelompat
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Share
By Gabriel Abdi Susanto
Follow:
Jurnalis, lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
Previous Article Keberanian Iman Sang Perawan
Next Article Sukacita Elisabet Adalah Sukacita Dunia
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Kalender Donor Darah PAKJ Sepanjang November 2026
  • Rm Hari Juliawan SJ Ditunjuk sebagai General Counsellor Serikat Jesus, Jembatani Misi Asia Pasifik dan Kepemimpinan Global
  • Jesuit College Alumni Target 5,000 Blood Units in Nationwide Donation Drive
  • World Union of Jesuit Alumni President Supports Xtreme Impact Solidarity Mission in Madura
  • Jesuit Volunteer for Papua Ajak Anak Muda Mengabdi

Recent Comments

  1. theodorus sudarmadi on Rm Hari Juliawan SJ Ditunjuk sebagai General Counsellor Serikat Jesus, Jembatani Misi Asia Pasifik dan Kepemimpinan Global
  2. odemus witono on Aku Percaya Pengampunan Dosa: Dari Kegelapan Trauma Menuju Rahmat Transendental
  3. Anita on Aku Percaya Pengampunan Dosa: Dari Kegelapan Trauma Menuju Rahmat Transendental
  4. inigoway on Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
  5. Bina on Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
Inigo WayInigo Way
Follow US
© 2024 Inigo Way Network. Member of Yayasan Sesawi and Paguyuban Sesawi. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?