By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Inigo WayInigo WayInigo Way
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • IGNASIANA
    IGNASIANA
    Segala hal tentang spiritualitas ignasia
    Show More
    Top News
    Jangan Bosan, Ya. Paus Sudah Pulang, Tapi Spektrum Tuhan Masih Terus Broadcast
    2 years ago
    Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
    4 months ago
    Berani Terluka Seperti Bapa Yosef
    1 month ago
    Latest News
    Kristus Sungguh Bangkit, dan Hidup Tak Lagi Sama
    1 week ago
    Mengapa Kaki Yesus Tidak Dipatahkan?
    2 weeks ago
    Lakukanlah ini sebagai Kenangan akan Aku
    3 weeks ago
    Yudas Bukan Orang Jahat dari Awal
    3 weeks ago
  • IDEA
    IDEAShow More
    Usai Yesus Memecah Roti, Mata Mereka Terbuka
    1 day ago
    Allah Sanggup Membebaskan
    4 days ago
    Cara Hidup yang Lahir dari Roh
    5 days ago
    Lahir Baru Dimulai dari Hal Kecil
    6 days ago
    Iman yang Lahir dari Luka
    1 week ago
  • GEREJA SEMESTA
    GEREJA SEMESTAShow More
    Para Uskup Asia Serukan Perdamaian Global, Kecam Kekerasan dan Ajak Dialog
    3 days ago
    Paus Leo XIV akan Kunjungi Afrika
    1 week ago
    Paus Leo XIV Tunjuk Tiga Tokoh Asia Masuk Dikasteri untuk Komunikasi Vatikan
    1 week ago
    Misteri Paskah Menurut Thomas Aquinas (Aquinas 101)
    2 weeks ago
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    2 weeks ago
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
    • SBS
    KOMUNITAS
    Show More
    Top News
    Maria Maggiore, Salus Populi Romani Sebuah Memoar Reflektif Imajinatif Bagian 1
    5 months ago
    Sapaan Lembut Sang Bunda di Fatima
    5 months ago
    Refleksi 22 Tahun Menjalani Hidup Bersama Seorang Mantan Jesuit
    10 months ago
    Latest News
    Saluran Air Hidup bagi yang Lain
    1 month ago
    Bapa yang Tak Pernah Berhenti Menunggu
    1 month ago
    Ada Rindu yang Tak Bisa Dijelaskan dengan Logika
    3 months ago
    Paus Leo XIV Umumkan Tahun Yubileum Fransiskan dan Berikan Indulgensi Penuh
    3 months ago
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
  • AQUINAS 101
    AQUINAS 101
    Show More
    Top News
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    2 weeks ago
    Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
    3 weeks ago
    Argumen Favorit Thomas Aquinas tentang Keberadaan Tuhan (Aquinas 101)
    4 weeks ago
    Latest News
    Misteri Paskah Menurut Thomas Aquinas (Aquinas 101)
    2 weeks ago
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    2 weeks ago
    Apa yang Terjadi Ketika Kita Menyantap Tubuh Kristus? (Aquinas 101)
    2 weeks ago
    Makna Ekaristi Menurut Thomas Aquinas (Aquinas 101)
    3 weeks ago
Reading: Setiap Orang Diundang Hadir dalam Jamuan Allah
Share
Font ResizerAa
Inigo WayInigo Way
  • IGNASIANA
  • IDEA
  • GEREJA SEMESTA
  • YAYASAN SESAWI
  • STP BONAVENTURA
  • AQUINAS 101
Search
  • Home
  • GEREJA SEMESTA
    • Ajaran Gereja
    • Paus
    • Sejarah Gereja
    • Tradisi Gereja
  • IDEA
    • Homili
    • Refleksi
    • Renungan
    • Syair
  • IGNASIANA
    • Latihan Rohani
    • Riwayat Ignatius
    • Sahabat Ignatius
    • Surat-surat Ignatius
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Inigo Way Network. Sesawi Foundation. All Rights Reserved.
IDEARenungan

Setiap Orang Diundang Hadir dalam Jamuan Allah

Kedua bacaan ini juga mengarahkan perhatian kita pada konsep partisipasi dalam misi Allah. Kita sendiri adalah mitra Allah, kolaborator Tuhan. Tuhanlah si pemilik projek.

Gabriel Abdi Susanto
Last updated: November 4, 2024 1:25 pm
By Gabriel Abdi Susanto 1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

Selasa, 5 November 2024

Bacaan pertama hari ini, Filipi 2:5-11, menyebutkan bahwa Rasul Paulus menggambarkan sebuah “kenosis” atau penyangkalan diri Kristus, yang memperlihatkan bagaimana Yesus dengan rela mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa seorang hamba, bahkan bersedia taat sampai mati di kayu salib. Sebagai balasannya, Allah meninggikan Dia dan mengaruniakan Nama di atas segala nama, agar setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan.

Dalam Lukas 14:15-24, Yesus memberikan perumpamaan tentang undangan ke perjamuan besar, yang diabaikan oleh banyak orang dengan berbagai alasan pribadi. Tuan pemilik perjamuan lalu mengundang orang miskin, cacat, lumpuh, dan buta, sebagai gambaran undangan kasih Allah yang universal dan inklusif. Pesan ini menekankan bahwa kasih karunia Allah tersedia untuk semua orang, namun membutuhkan respons dan komitmen untuk datang dan ikut serta.

Melalui dua bacaan ini kita mengambil satu benang merah. Kita diajak untuk menyadari bahwa hidup dalam semangat Kristus adalah hidup yang berani melakukan penyangkalan diri, memiliki kebesaran hati, dan kerendahan hati. Tindakan Yesus yang memilih mengosongkan diri bukanlah tindakan lemah, tetapi tanda dari kekuatan sejati, kekuatan yang mampu mencintai tanpa syarat dan berkorban tanpa pamrih. Saat kita berani berkorban bagi tetangga, teman, kita sudah mengosongkan diri. Saat kita berani melayani dengan penuh semangat tanpa mengharap imbalan, itu juga mengosongkan diri. Masih banyak contoh yang bisa kita sebut dalam hal ini.

Para teolog, seperti N.T. Wright dalam bukunya Paul and the Faithfulness of God (2013), menegaskan bahwa perikop ini menantang kita untuk melihat kekuasaan dan kemuliaan dalam sudut pandang yang berbeda—dalam kerendahan hati dan penyerahan diri kepada kehendak Allah.

Scott Hahn, dalam The Kingdom of God as Liturgical Empire (2009), melihat perumpamaan dalam Lukas sebagai panggilan setiap orang untuk “hadir dalam jamuan Allah.” Bagi Hahn, undangan ini merupakan simbol kasih Allah yang meluas kepada semua lapisan masyarakat tanpa pandang bulu. Mereka yang pertama kali diundang—seperti dalam cerita—tidak menerima undangan karena mereka mengutamakan hal-hal duniawi. Sementara, mereka yang kemudian diundang mencerminkan mereka yang miskin dalam semangat, yang siap menerima rahmat Tuhan tanpa syarat atau alasan.

Kedua bacaan ini juga mengarahkan perhatian kita pada konsep partisipasi dalam misi Allah. Kita sendiri adalah mitra Allah, kolaborator Tuhan. Tuhanlah si pemilik projek. Dengan meneladani kerendahan hati Kristus, kita dipanggil untuk hadir dan merespons undangan Allah dengan sukacita dan komitmen yang penuh menurut kondisi kita masing-masing. Sebagaimana dikatakan oleh Henri Nouwen dalam The Return of the Prodigal Son (1992), kehidupan Kristiani adalah sebuah perjalanan pulang menuju Allah, perjalanan yang mengharuskan kita untuk melepaskan kelekatan kita atas dunia demi kasih yang lebih besar.

Bacaan-bacaan ini mengingatkan kita bahwa pengosongan diri dan penerimaan undangan Tuhan adalah panggilan setiap hari, sebuah perjalanan batin menuju kebebasan sejati.

Daftar Pustaka :

  1. Hahn, Scott. The Kingdom of God as Liturgical Empire: A Theological Commentary on 1-2 Chronicles. Grand Rapids: Baker Academic, 2009.
  2. Nouwen, Henri J.M. The Return of the Prodigal Son: A Story of Homecoming. New York: Doubleday, 1992.
  3. Wright, N.T. Paul and the Faithfulness of God. Minneapolis: Fortress Press, 2013.

You Might Also Like

Para Tua-tua itu Bersepakat Menyebar Hoaks tentang Yesus

Percaya Penuh pada Kuasa Allah

Pemetaan Tantangan dan Peluang

Allah Tak Kehendaki Pertobatan yang Dangkal Sekadar Ucapan Bibir

Refleksi 22 Tahun Menjalani Hidup Bersama Seorang Mantan Jesuit

TAGGED:filipiheadlinejamuan allahmitra allahsemangat kristusTuhan
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Share
By Gabriel Abdi Susanto
Follow:
Jurnalis, lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
Previous Article Inilah Kunci Menuju Kerajaan Allah
Next Article Grace is Free, but Not Cheap
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Usai Yesus Memecah Roti, Mata Mereka Terbuka
  • Para Uskup Asia Serukan Perdamaian Global, Kecam Kekerasan dan Ajak Dialog
  • Allah Sanggup Membebaskan
  • Cara Hidup yang Lahir dari Roh
  • Lahir Baru Dimulai dari Hal Kecil

Recent Comments

  1. inigoway on Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
  2. Bina on Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
  3. inigoway on Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
  4. Febry Silaban on Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
  5. eugenius laluur on Argumen Favorit Thomas Aquinas tentang Keberadaan Tuhan (Aquinas 101)
Inigo WayInigo Way
Follow US
© 2024 Inigo Way Network. Member of Yayasan Sesawi and Paguyuban Sesawi. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?