By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Inigo WayInigo WayInigo Way
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • IGNASIANA
    IGNASIANA
    Segala hal tentang spiritualitas ignasia
    Show More
    Top News
    Jangan Bosan, Ya. Paus Sudah Pulang, Tapi Spektrum Tuhan Masih Terus Broadcast
    2 years ago
    Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
    10 months ago
    Romo Hari Juliawan SJ: Tanpa Spiritualitas, Hidup dan Perkawinan Hanya Akan “Menggelinding Begitu Saja”
    10 months ago
    Latest News
    WUJA President Calls on People of All Faiths to Unite in Prayer for Pope Leo XIV
    1 week ago
    Sepuluh Tahun GC36, Jesuit Tekankan Discernment, Kolaborasi, dan Jejaring
    2 weeks ago
    Yayasan Sesawi Serah Terima Kepengurusan, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Karya
    2 weeks ago
    Meskipun….
    3 weeks ago
  • IDEA
    IDEAShow More
    Ziarah Batin Rosario: Mengubah Keputusasaan Menjadi Harapan
    4 weeks ago
    Membangun Bumi dan Langit yang Baru dari Lingkungan Kita
    1 month ago
    Calon Arang dan Batas yang Kabur antara Cinta, Kebaikan, dan Kejahatan
    1 month ago
    Tuhan Bukan Pendukung Tim Mana Pun
    3 months ago
    Menulis untuk Menghidupkan Literasi: Jejak Sunyi Angela Yurmani Giawa
    4 months ago
  • GEREJA SEMESTA
    GEREJA SEMESTAShow More
    Katekismus Laudato Si’ Tak Dicetak Ulang, Kini Tersedia dalam Edisi Digital
    3 weeks ago
    Paus Leo XIV Soroti Bahaya Clickbait dalam Pesan Hari Komunikasi Sosial 2027
    3 weeks ago
    Becoming Christ’s Influencers: Asian Digital Missionaries Called to “Whisper” Jesus
    1 month ago
    Asia’s First Catholic Digital Missionary Assembly Opens New Path for Digital Mission
    1 month ago
    Asian Digital Missionaries Urged to Move from Influencers to Witnesses
    1 month ago
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
    • SBS
    KOMUNITAS
    Show More
    Top News
    Maria Maggiore, Salus Populi Romani Sebuah Memoar Reflektif Imajinatif Bagian 1
    11 months ago
    Sapaan Lembut Sang Bunda di Fatima
    11 months ago
    Refleksi 22 Tahun Menjalani Hidup Bersama Seorang Mantan Jesuit
    1 year ago
    Latest News
    Temu Kolese 2026: Sembilan Ratusan Siswa Membuat Keributan
    1 week ago
    Sepuluh Tahun GC36, Jesuit Tekankan Discernment, Kolaborasi, dan Jejaring
    2 weeks ago
    Yayasan Sesawi Serah Terima Kepengurusan, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Karya
    2 weeks ago
    100 Tahun Gereja Kota Baru, Kini Giliran Generasi Berikutnya Bekerja
    4 weeks ago
  • Yayasan Sesawi
    • VISI MISI YAYASAN SESAWI
    • Susunan Pengurus Yayasan
    • ALAMAT KANTOR YAYASAN SESAWI
    • DONASI untuk YAYASAN SESAWI
    • Dukung Panggilan
  • STP Bonaventura
  • AQUINAS 101
    AQUINAS 101
    Show More
    Top News
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    7 months ago
    Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
    7 months ago
    Argumen Favorit Thomas Aquinas tentang Keberadaan Tuhan (Aquinas 101)
    7 months ago
    Latest News
    Yesus Menjanjikan Roh Kudus bagi Kita
    5 months ago
    Misteri Paskah Menurut Thomas Aquinas (Aquinas 101)
    7 months ago
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    7 months ago
    Apa yang Terjadi Ketika Kita Menyantap Tubuh Kristus? (Aquinas 101)
    7 months ago
  • Dupang
Reading: Dari Asap Putih hingga “Habemus Papam”: Proses Pemilihan Paus yang Sakral
Share
Font ResizerAa
Inigo WayInigo Way
  • IGNASIANA
  • IDEA
  • GEREJA SEMESTA
  • YAYASAN SESAWI
  • STP BONAVENTURA
  • AQUINAS 101
Search
  • Home
  • GEREJA SEMESTA
    • Ajaran Gereja
    • Paus
    • Sejarah Gereja
    • Tradisi Gereja
  • IDEA
    • Homili
    • Refleksi
    • Renungan
    • Syair
  • IGNASIANA
    • Latihan Rohani
    • Riwayat Ignatius
    • Sahabat Ignatius
    • Surat-surat Ignatius
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Inigo Way Network. Sesawi Foundation. All Rights Reserved.
GEREJA SEMESTAPaus

Dari Asap Putih hingga “Habemus Papam”: Proses Pemilihan Paus yang Sakral

Gabriel Abdi Susanto
Last updated: May 8, 2025 4:54 pm
By Gabriel Abdi Susanto 1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Kota Vatikan — Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina. Gemuruh tepuk tangan dan sorak sukacita meledak di Lapangan Santo Petrus. Dunia tahu: Paus baru telah terpilih.

Namun, sebelum momen legendaris “Habemus Papam” diumumkan dari Loggia of Blessings oleh Kardinal Protodeakon—saat ini dijabat oleh Dominique Mamberti dari Prancis—serangkaian ritual kuno dan tertutup berlangsung di balik lukisan megah Michelangelo.

Ritus Penerimaan dan Nama Baru

Prosesnya dimulai saat salah satu kardinal yang hadir dalam konklaf berhasil meraih mayoritas suara yang disyaratkan. Menurut aturan Konstitusi Apostolik Universi Dominici Gregis, pemilihan dinyatakan sah dan kanonik.

Kardinal senior—berdasarkan urutan atau usia—mengajukan pertanyaan penting dalam bahasa Latin kepada kardinal terpilih: “Apakah Anda menerima pemilihan kanonik ini sebagai Paus Tertinggi?” Jika dijawab setuju, pertanyaan berikutnya menyusul: “Dengan nama apa Anda ingin dipanggil?”

Jawaban ini menjadi momen awal kelahiran nama baru seorang Paus. Master Perayaan Liturgi Kepausan, yang bertindak sebagai notaris, mencatat penerimaan ini disaksikan dua petugas seremonial.

Konklaf Ditutup, Dunia Menanti

Begitu Paus terpilih menyatakan persetujuannya, konklaf secara resmi berakhir—kecuali jika Paus memutuskan lain. Pejabat-pejabat penting seperti Pengganti Sekretaris Negara dan Sekretaris Hubungan Antarbangsa kemudian diizinkan masuk ke Kapel Sistina untuk bertemu dengan Paus baru.

Semua dokumen dan surat suara langsung dibakar. Asap putih yang muncul adalah sinyal yang ditunggu-tunggu oleh umat Katolik sedunia.

Ruang Air Mata: Titik Hening Sebelum Segalanya Dimulai

Paus baru lalu dibawa ke “Ruang Air Mata”—ruangan kecil di sebelah Kapel Sistina. Di sana, ia mengganti jubah kardinalnya dengan pakaian kepausan yang telah disiapkan dalam tiga ukuran. Ruang ini dinamai demikian karena banyak Paus terdahulu menitikkan air mata saat menyadari beratnya tugas yang kini dipikul.

Ia pun menyendiri sejenak untuk berdoa, sebelum kembali ke Kapel Sistina menjalani upacara awal pontifikatnya.

Salam Awal dan Janji Setia

Dalam upacara singkat, Kardinal senior dari Ordo Para Uskup menyampaikan salam. Ayat Injil seperti “Engkau adalah Petrus…” atau “Gembalakanlah domba-domba-Ku” dibacakan.

Kardinal Protodeakon kemudian memanjatkan doa khusus bagi Paus baru. Satu per satu, para kardinal maju dan menyatakan janji ketaatan.

Upacara ditutup dengan lagu Te Deum, lagu pujian syukur yang dipimpin langsung oleh Paus baru.

Sesaat kemudian, dunia menyambut namanya dari balkon utama Basilika Santo Petrus—dalam bahasa Latin yang menggema di udara malam: “Annuntio vobis gaudium magnum: habemus Papam!”

Sumber : Vatican News

You Might Also Like

Pentakosta: Ketika Allah Masuk dalam Luka-Luka Manusia

Peti Mati Paus Fransiskus Akan Disegel dalam Upacara Khidmat Jumat Malam

Kita Seperti Nuh yang Sedang Menunggu Air Surut

Selamat Datang ke Indonesia, Bapa Suci Fransiskus

Dalam Yesus, Kita Tak Hanya Mengenal Allah

TAGGED:habemus papamheadlineMichelangelopaus
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Share
By Gabriel Abdi Susanto
Follow:
Jurnalis, lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
Previous Article Habemus Papam
Next Article Jejak Nama Para Paus: Tradisi, Makna, dan Pesan di Baliknya
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Membangun Ruang Aman bagi Keluarga Katolik
  • WUJA President Calls on People of All Faiths to Unite in Prayer for Pope Leo XIV
  • Temu Kolese 2026: Sembilan Ratusan Siswa Membuat Keributan
  • Sepuluh Tahun GC36, Jesuit Tekankan Discernment, Kolaborasi, dan Jejaring
  • Yayasan Sesawi Serah Terima Kepengurusan, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Karya

Recent Comments

  1. odemus witono on Aku Percaya Pengampunan Dosa: Dari Kegelapan Trauma Menuju Rahmat Transendental
  2. Anita on Aku Percaya Pengampunan Dosa: Dari Kegelapan Trauma Menuju Rahmat Transendental
  3. inigoway on Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
  4. Bina on Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
  5. inigoway on Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
Inigo WayInigo Way
Follow US
© 2024 Inigo Way Network. Member of Yayasan Sesawi and Paguyuban Sesawi. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?