By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Inigo WayInigo WayInigo Way
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • IGNASIANA
    IGNASIANA
    Segala hal tentang spiritualitas ignasia
    Show More
    Top News
    Jangan Bosan, Ya. Paus Sudah Pulang, Tapi Spektrum Tuhan Masih Terus Broadcast
    2 years ago
    Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
    9 months ago
    Romo Hari Juliawan SJ: Tanpa Spiritualitas, Hidup dan Perkawinan Hanya Akan “Menggelinding Begitu Saja”
    9 months ago
    Latest News
    Membangun Bumi dan Langit yang Baru dari Lingkungan Kita
    18 hours ago
    Menggambar sebagai Jalan Kebebasan: Romo Danang Belajar dari Anak-anak Pemulung
    2 weeks ago
    Berjalan Bersama Rekan Jesuit dan Awam
    18 hours ago
    From the City of Students to the City of Industry: What Does WUJA 2026 Mean for Us?
    1 month ago
  • IDEA
    IDEAShow More
    Membangun Bumi dan Langit yang Baru dari Lingkungan Kita
    18 hours ago
    Calon Arang dan Batas yang Kabur antara Cinta, Kebaikan, dan Kejahatan
    6 days ago
    Tuhan Bukan Pendukung Tim Mana Pun
    2 months ago
    Menulis untuk Menghidupkan Literasi: Jejak Sunyi Angela Yurmani Giawa
    3 months ago
    Di Balik Banyak Peran, Selalu Ada Ruang untuk Bersyukur
    3 months ago
  • GEREJA SEMESTA
    GEREJA SEMESTAShow More
    Becoming Christ’s Influencers: Asian Digital Missionaries Called to “Whisper” Jesus
    2 weeks ago
    Asia’s First Catholic Digital Missionary Assembly Opens New Path for Digital Mission
    2 weeks ago
    Asian Digital Missionaries Urged to Move from Influencers to Witnesses
    2 weeks ago
    Relikwi Santo Petrus Tiba di Flores Timur, Menjadi Tanda Persekutuan dengan Gereja Universal
    2 months ago
    Petrus dan Paulus: dari Kerapuhan Menuju Batu Karang dan Saksi Kristus
    3 months ago
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
    • SBS
    KOMUNITAS
    Show More
    Top News
    Maria Maggiore, Salus Populi Romani Sebuah Memoar Reflektif Imajinatif Bagian 1
    10 months ago
    Sapaan Lembut Sang Bunda di Fatima
    10 months ago
    Refleksi 22 Tahun Menjalani Hidup Bersama Seorang Mantan Jesuit
    1 year ago
    Latest News
    Misa Syukur UGM 2026, Romo Tanto Ajak Mahasiswa Tidak Membawa “Tong Sampah” Luka ke Tahun Akademik Baru
    6 days ago
    Menggambar sebagai Jalan Kebebasan: Romo Danang Belajar dari Anak-anak Pemulung
    2 weeks ago
    Berjalan Bersama Rekan Jesuit dan Awam
    18 hours ago
    Yayasan Kanisius Magelang Dorong Siswa Berani Menembus Sekolah Berkualitas
    3 weeks ago
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
  • AQUINAS 101
    AQUINAS 101
    Show More
    Top News
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    6 months ago
    Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
    6 months ago
    Argumen Favorit Thomas Aquinas tentang Keberadaan Tuhan (Aquinas 101)
    6 months ago
    Latest News
    Yesus Menjanjikan Roh Kudus bagi Kita
    4 months ago
    Misteri Paskah Menurut Thomas Aquinas (Aquinas 101)
    6 months ago
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    6 months ago
    Apa yang Terjadi Ketika Kita Menyantap Tubuh Kristus? (Aquinas 101)
    6 months ago
Reading: Mengapa Mesti Merendah?
Share
Font ResizerAa
Inigo WayInigo Way
  • IGNASIANA
  • IDEA
  • GEREJA SEMESTA
  • YAYASAN SESAWI
  • STP BONAVENTURA
  • AQUINAS 101
Search
  • Home
  • GEREJA SEMESTA
    • Ajaran Gereja
    • Paus
    • Sejarah Gereja
    • Tradisi Gereja
  • IDEA
    • Homili
    • Refleksi
    • Renungan
    • Syair
  • IGNASIANA
    • Latihan Rohani
    • Riwayat Ignatius
    • Sahabat Ignatius
    • Surat-surat Ignatius
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Inigo Way Network. Sesawi Foundation. All Rights Reserved.
IDEAIGNASIANALatihan RohaniRefleksi

Mengapa Mesti Merendah?

Gabriel Abdi Susanto
Last updated: March 9, 2026 8:03 am
By Gabriel Abdi Susanto 7 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

Refleksi Harian – Selasa, 10 Maret 2026
Bacaan Liturgi: Bacaan Pertama: Kitab Daniel 3:25.34–43   –   Injil: Injil Matius 18:21–35

Hari ini Sabda Tuhan mengajak kita merenungkan tentang pertobatan yang lahir dari kerendahan hati dan kesediaan untuk mengampuni.

Dalam bacaan pertama dari Kitab Daniel, kita mendengar doa Azarya di tengah dapur api. Dalam keadaan yang sangat sulit, ia tidak menyalahkan Tuhan. Sebaliknya, ia mengakui dosa umatnya dan dengan rendah hati memohon belas kasih Allah. Ia berkata bahwa mereka datang kepada Tuhan dengan hati yang remuk dan roh yang rendah.

Doa ini menunjukkan sikap hati yang sangat penting dalam hidup rohani: kerendahan hati di hadapan Allah. Azarya percaya bahwa meskipun umat telah jatuh dalam dosa, Tuhan tetap setia dan penuh belas kasih.

Dalam Injil dari Injil Matius, Petrus bertanya kepada Yesus, “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku?” Yesus menjawab: bukan hanya tujuh kali, tetapi tujuh puluh kali tujuh kali.

Kemudian Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang hamba yang dihapuskan hutangnya yang sangat besar oleh tuannya, tetapi ia tidak mau mengampuni hutang kecil dari sesamanya. Perumpamaan ini menegaskan bahwa orang yang telah menerima belas kasih Allah dipanggil untuk membagikan belas kasih yang sama kepada orang lain.

Dalam terang spiritualitas Ignasian, Santo Ignatius dari Loyola mengajak kita melakukan doa refleksi yang jujur melalui examen batin. Dalam doa ini kita melihat kembali hidup kita di hadapan Tuhan:

  • Di mana aku telah menerima belas kasih Tuhan?
  • Apakah aku juga memberikan belas kasih itu kepada orang lain?
  • Apakah ada seseorang yang masih sulit aku ampuni?

Sering kali luka, kekecewaan, atau rasa tidak adil membuat hati kita tertutup. Namun Injil hari ini mengingatkan bahwa kita hidup dari rahmat pengampunan Allah. Jika kita telah diampuni begitu besar, kita pun dipanggil untuk belajar mengampuni.

Dalam Masa Prapaskah, kita diajak untuk memohon rahmat seperti yang diminta Azarya: hati yang remuk namun penuh harapan kepada Tuhan. Dari hati yang demikianlah lahir kemampuan untuk mengampuni, berdamai, dan memulihkan relasi dengan sesama.

Doa Singkat
Tuhan yang penuh belas kasih, Engkau telah mengampuni aku berkali-kali. Ajarlah aku untuk memiliki hati yang lembut agar aku juga mampu mengampuni sesamaku. Amin.

You Might Also Like

Perubahan Sejati Tak Hanya Terjadi dalam Doa dan Ibadah

Roh Kudus Akan Memimpin, Namun Jalan yang Ditunjukkan-Nya Tak Selalu Mudah

Para Tua-tua itu Bersepakat Menyebar Hoaks tentang Yesus

Kisah Perjalanan Israel di Padang Gurun Jadi Peringatan bagi Kita

Sungguhkah Aku Rindu pada Allah?

TAGGED:belas kasihbelas kasih Tuhandoa Azaryaexamen batinheadlineignatius loyolakerendahan hatimasa prapaskahpengampunanpertobatanperumpamaan hamba yang tak berbelas kasihrahmat Allahrekonsiliasirendah hatispiritualitas ignasiantujuh puluh kali tujuh kali
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Share
By Gabriel Abdi Susanto
Follow:
Jurnalis, lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
Previous Article Agar Rahmat Tuhan Bekerja
Next Article Hukum Bukan Batasan, Melainkan Jalan Kehidupan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Membangun Bumi dan Langit yang Baru dari Lingkungan Kita
  • Calon Arang dan Batas yang Kabur antara Cinta, Kebaikan, dan Kejahatan
  • Misa Syukur UGM 2026, Romo Tanto Ajak Mahasiswa Tidak Membawa “Tong Sampah” Luka ke Tahun Akademik Baru
  • Becoming Christ’s Influencers: Asian Digital Missionaries Called to “Whisper” Jesus
  • Asia’s First Catholic Digital Missionary Assembly Opens New Path for Digital Mission

Recent Comments

  1. odemus witono on Aku Percaya Pengampunan Dosa: Dari Kegelapan Trauma Menuju Rahmat Transendental
  2. Anita on Aku Percaya Pengampunan Dosa: Dari Kegelapan Trauma Menuju Rahmat Transendental
  3. inigoway on Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
  4. Bina on Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
  5. inigoway on Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
Inigo WayInigo Way
Follow US
© 2024 Inigo Way Network. Member of Yayasan Sesawi and Paguyuban Sesawi. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?