By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Inigo WayInigo WayInigo Way
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • IGNASIANA
    IGNASIANA
    Segala hal tentang spiritualitas ignasia
    Show More
    Top News
    Jangan Bosan, Ya. Paus Sudah Pulang, Tapi Spektrum Tuhan Masih Terus Broadcast
    2 years ago
    Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua
    7 months ago
    Berani Terluka Seperti Bapa Yosef
    4 months ago
    Latest News
    Petrus dan Paulus: dari Kerapuhan Menuju Batu Karang dan Saksi Kristus
    3 weeks ago
    Samudra Pelayanan: Menemukan Jiwa dalam Sabar, Tekun, Proses, dan Mengalir
    4 weeks ago
    Cara Sekolah di Papua Mengajarkan Dialog dan Kepercayaan kepada Generasi Muda
    2 months ago
    Kristus Sungguh Bangkit, dan Hidup Tak Lagi Sama
    3 months ago
  • IDEA
    IDEAShow More
    Tuhan Bukan Pendukung Tim Mana Pun
    7 days ago
    Menulis untuk Menghidupkan Literasi: Jejak Sunyi Angela Yurmani Giawa
    3 weeks ago
    Di Balik Banyak Peran, Selalu Ada Ruang untuk Bersyukur
    3 weeks ago
    Petrus dan Paulus: dari Kerapuhan Menuju Batu Karang dan Saksi Kristus
    3 weeks ago
    Samudra Pelayanan: Menemukan Jiwa dalam Sabar, Tekun, Proses, dan Mengalir
    4 weeks ago
  • GEREJA SEMESTA
    GEREJA SEMESTAShow More
    Petrus dan Paulus: dari Kerapuhan Menuju Batu Karang dan Saksi Kristus
    3 weeks ago
    Keteladanan Santo Oliver Plunkett dalam Membangun Kepemimpinan Pelayanan
    1 month ago
    Menjadi Teladan di Tengah Umat: Belajar dari Timotius dan Gereja Masa Kini
    1 month ago
    St. Petrus: Kepemimpinan yang Berlandaskan Iman, Keberanian, dan Pelayanan
    1 month ago
    Kepemimpinan yang Melayani: Inspirasi Santa Klara bagi Pemimpin Umat Masa Kini
    1 month ago
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
    • SBS
    KOMUNITAS
    Show More
    Top News
    Maria Maggiore, Salus Populi Romani Sebuah Memoar Reflektif Imajinatif Bagian 1
    8 months ago
    Sapaan Lembut Sang Bunda di Fatima
    8 months ago
    Refleksi 22 Tahun Menjalani Hidup Bersama Seorang Mantan Jesuit
    1 year ago
    Latest News
    Papua Menjadi Sekolah Kehidupan: Tiga Buku Ungkap Warisan Pendidikan Jesuit yang Membentuk Generasi dari Pedalaman
    1 week ago
    Jenderal Serikat Yesus akan Kunjungi Malaysia, Thailand, dan Indonesia
    4 weeks ago
    Menjadi Teladan di Tengah Umat: Belajar dari Timotius dan Gereja Masa Kini
    1 month ago
    Elisabeth dari Hungaria, Sang Putri yang Ubah Kemewahan Jadi Kasih
    2 months ago
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
  • AQUINAS 101
    AQUINAS 101
    Show More
    Top News
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    4 months ago
    Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
    4 months ago
    Argumen Favorit Thomas Aquinas tentang Keberadaan Tuhan (Aquinas 101)
    4 months ago
    Latest News
    Yesus Menjanjikan Roh Kudus bagi Kita
    2 months ago
    Misteri Paskah Menurut Thomas Aquinas (Aquinas 101)
    4 months ago
    Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
    4 months ago
    Apa yang Terjadi Ketika Kita Menyantap Tubuh Kristus? (Aquinas 101)
    4 months ago
Reading: Saluran Air Hidup bagi yang Lain
Share
Font ResizerAa
Inigo WayInigo Way
  • IGNASIANA
  • IDEA
  • GEREJA SEMESTA
  • YAYASAN SESAWI
  • STP BONAVENTURA
  • AQUINAS 101
Search
  • Home
  • GEREJA SEMESTA
    • Ajaran Gereja
    • Paus
    • Sejarah Gereja
    • Tradisi Gereja
  • IDEA
    • Homili
    • Refleksi
    • Renungan
    • Syair
  • IGNASIANA
    • Latihan Rohani
    • Riwayat Ignatius
    • Sahabat Ignatius
    • Surat-surat Ignatius
  • KOMUNITAS
    • The Jesuits
    • Paguyuban Sesawi
  • Yayasan Sesawi
  • STP Bonaventura
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Inigo Way Network. Sesawi Foundation. All Rights Reserved.
IDEAIGNASIANALatihan RohaniPaguyuban SesawiRefleksi

Saluran Air Hidup bagi yang Lain

Gabriel Abdi Susanto
Last updated: March 6, 2026 4:05 pm
By Gabriel Abdi Susanto 5 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

Minggu, 8 Maret 2026, Minggu Prapaskah III: Bacaan: Keluaran 17:3–7; Roma 5:1–2, 5–8; Yohanes 4:5–42

Hari ini Sabda Tuhan mengajak kita merenungkan air hidup—simbol kasih, rahmat, dan pengampunan Allah yang menyegarkan jiwa yang haus.

Dalam bacaan pertama (Keluaran 17:3–7), bangsa Israel mengalami dahaga di padang gurun. Mereka mulai mengeluh kepada Musa: “Mengapa Engkau membawa kami keluar dari Mesir untuk membuat kami mati kehausan di padang ini?” Musa pun memohon kepada Tuhan, dan Allah memerintahkan untuk memukul batu di Horeb. Dari batu itu memancar air yang menyelamatkan umat-Nya. Kisah ini mengingatkan kita bahwa di tengah kesulitan, keluhan, dan kehausan hati, Tuhan selalu menyediakan sumber kehidupan—meski kadang caranya tidak langsung terlihat.

Dalam bacaan kedua (Roma 5:1–2, 5–8), Paulus menegaskan bahwa kita telah dibenarkan oleh iman dan hidup dalam damai dengan Allah. Lebih dari itu, kasih Allah dicurahkan ke dalam hati kita melalui Roh Kudus. Kita tidak hanya diberi pengampunan, tetapi juga kemampuan untuk mengasihi bahkan dalam penderitaan. Kasih itu nyata ketika kita menyadari bahwa Kristus mati untuk kita ketika kita masih lemah dan berdosa.

Injil hari ini (Yohanes 4:5–42) menghadirkan perjumpaan Yesus dengan perempuan Samaria di sumur Yakub. Ia yang haus datang kepada sumber yang memberi hidup. Yesus membuka percakapan yang mengubah hidup perempuan itu: dari rasa malu, penyesalan, dan keterasingan, ia menemukan identitas baru sebagai penerima kasih Allah. Air yang ditawarkan Yesus bukan sekadar air untuk tubuh, tetapi air hidup untuk jiwa—air yang menghapus dahaga batin, menyembuhkan luka, dan memberi sukacita abadi.

Dalam Spiritualitas Ignasian, kisah ini mengingatkan kita untuk melakukan examen batin: Saat kita haus apakah kita mencari kepuasan pada hal-hal sementara, duniawi, atau pada pengakuan orang lain? Atau apakah kita berani datang kepada Kristus untuk merasakan air hidup-Nya—kasih, pengampunan, dan damai yang hanya Dia bisa beri?

Prapaskah adalah waktu untuk menyadari kehausan batin kita dan membiarkan Tuhan memberi air hidup. Seperti perempuan Samaria yang membagikan pengalaman perjumpaannya, kita juga dipanggil untuk menjadi saluran air hidup bagi orang lain: melalui perhatian, pengampunan, dan tindakan kasih nyata.

Doa Singkat: Tuhan, Engkau adalah sumber air hidup yang menyegarkan jiwa. Ajarlah aku untuk datang kepada-Mu dengan hati yang jujur, menerima kasih-Mu, dan menjadi saluran kasih-Mu bagi sesama. Amin.

You Might Also Like

Darah Suci Stefanus

Setiap Orang Diundang Hadir dalam Jamuan Allah

Latihan Rohani Ignasian: Warisan Gereja dan Sekolah Diskresi bagi Semua

Kita Dipanggil untuk Menjadi Maria bagi Yesus

Menggali Kepemimpinan Perempuan dalam Cahaya Iman: Inspirasi dari Ratu Elizabeth II

TAGGED:air hidupbatu yang memancarkan airberbagi kasihexamen batinheadlineKasih Allahkehausan jiwaKeluaran 17Minggu Prapaskah IIIpelayananpengampunanperempuan Samariaprapaskahrahmat TuhanRoma 5spiritualitas ignasiansukacita rohanisumber kehidupanYohanes 4
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Share
By Gabriel Abdi Susanto
Follow:
Jurnalis, lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
Previous Article Bapa yang Tak Pernah Berhenti Menunggu
Next Article Agar Rahmat Tuhan Bekerja
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Tuhan Bukan Pendukung Tim Mana Pun
  • Papua Menjadi Sekolah Kehidupan: Tiga Buku Ungkap Warisan Pendidikan Jesuit yang Membentuk Generasi dari Pedalaman
  • Menulis untuk Menghidupkan Literasi: Jejak Sunyi Angela Yurmani Giawa
  • Di Balik Banyak Peran, Selalu Ada Ruang untuk Bersyukur
  • Petrus dan Paulus: dari Kerapuhan Menuju Batu Karang dan Saksi Kristus

Recent Comments

  1. inigoway on Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
  2. Bina on Kehadiran Nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi (Aquinas 101)
  3. inigoway on Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
  4. Febry Silaban on Yesus Kristus, Satu Pribadi Dua Kodrat (Aquinas 101)
  5. eugenius laluur on Argumen Favorit Thomas Aquinas tentang Keberadaan Tuhan (Aquinas 101)
Inigo WayInigo Way
Follow US
© 2024 Inigo Way Network. Member of Yayasan Sesawi and Paguyuban Sesawi. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?