JAKARTA — Yayasan Sesawi memasuki babak baru kepengurusan melalui acara serah terima jabatan yang digelar di rumah Wahyu P. Wibowo, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB itu menjadi momentum pergantian tanggung jawab sekaligus peneguhan komitmen untuk mengembangkan karya yayasan.
Acara dihadiri Pembina Yayasan Sesawi Aloysius Winoto Doeriat (Winoto) dan Anastasius Wahyuhadi (Wahyu) , Pengawas (Marcus Chrisinus Sunarto), serta jajaran pengurus lama dan pengurus baru. Dalam kepengurusan baru, Raphael Udik Yunianto yang lebih sering dipanggil dengan nama singkatan RUY tetap dipercaya sebagai ketua, dengan Gabriel Abdi Susanto (Abdi) sebagai sekretaris dan Antonius Tri Sulistiyanto atau yang sering disapa dengan sebutan Anton sebagai bendahara. Sementara itu, Maria Veronica Estiari Sunaringdyah atau yang kerap disapa Esti menyerahkan tugas sekretaris kepada Abdi, sedangkan Fransiskus Xaverius Yayang (Yayang) menyerahkan tugas bendahara kepada Anton.
Serah terima ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan berbagai dokumen yayasan. Dokumen tersebut mencakup administrasi sekretariat hingga dokumen keuangan, termasuk laporan keuangan dan rekening koran Yayasan Sesawi periode Januari-September 2026.
Pengurus Lama Titip Keberlanjutan Karya
Sebagai pengurus lama, Esti mengatakan keterlibatannya dalam Yayasan Sesawi sejak awal didorong oleh keinginan untuk mendukung pendidikan anak-anak seminaris. Ia berharap semangat tersebut tetap menjadi bagian penting dari perjalanan yayasan.
Menurutnya, Yayasan Sesawi perlu terus membuka diri dan meningkatkan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan dukungan dalam menjalani pendidikan dan panggilan hidup.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama menjalankan tugas, terutama dalam hal tata kelola yayasan. Kepada pengurus baru, Esti berharap tanggung jawab tersebut dapat dilanjutkan dengan lebih baik.
Sementara itu, Yayang menilai pergantian kepengurusan menjadi kesempatan bagi generasi yang lebih muda untuk mengambil peran lebih besar. Setelah sekitar sembilan tahun terlibat dalam kepengurusan, ia berharap Yayasan Sesawi semakin berkembang dan mampu mewujudkan visi serta misi yang telah dirumuskan sejak awal.
Yayang juga mendorong agar yayasan tidak berhenti pada kegiatan yang selama ini telah dilakukan, tetapi terus menghasilkan karya baru dan memperluas kiprahnya di tengah masyarakat.
Pembina Ingatkan Pentingnya Tata Kelola
Dalam arahannya, salah satu pembina Yayasan Sesawi, Wahyuhadi menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam menjalankan organisasi. Pengurus, pengawas, dan pembina diminta menjalankan fungsi masing-masing secara jelas dan bertanggung jawab.
Pembina juga menyoroti pentingnya komunikasi antara pengurus dan pengawas, terutama dalam pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan yayasan. Menurutnya, seluruh unsur yayasan harus berfungsi agar organisasi dapat berjalan secara sehat dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Selain tata kelola, regenerasi menjadi perhatian lain. Pembina mendorong Yayasan Sesawi mulai mempersiapkan kader-kader baru agar keberlanjutan organisasi tidak bergantung pada orang-orang yang selama ini menjalankan kepengurusan.
Pembina yang lain, Winoto Doeriat turut mendorong pengurus untuk mengembangkan karya yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu gagasan yang disampaikan ialah pengembangan buku dengan mengangkat pengalaman dan persoalan konkret yang dihadapi keluarga maupun masyarakat.
Pengurus Baru Siapkan Program
Pengurus baru yang diwakili Ketua, RUY menyatakan siap melanjutkan dan mengembangkan karya Yayasan Sesawi. Sejumlah pembahasan program bahkan telah dilakukan sebelum serah terima resmi.
Beberapa rencana yang disiapkan antara lain penerbitan buku mengenai persiapan pasangan memasuki perkawinan, spiritualitas Ignasian di tempat kerja, serta pendidikan anak. Pengurus juga menjajaki pengembangan kegiatan pendidikan dan kemungkinan kerja sama dengan yayasan lain.
RUY juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus lama atas pengabdian yang telah diberikan. Ia juga menyambut Abdi dan Anton dalam kepengurusan baru dan berharap berbagai arahan pembina dapat menjadi pijakan dalam menjalankan tugas ke depan.
Serah terima kepengurusan tersebut menandai dimulainya periode baru Yayasan Sesawi. Pengurus baru diharapkan mampu memadukan pengalaman pengurus sebelumnya dengan gagasan dan energi baru untuk memperluas karya yayasan serta memperkuat tata kelola organisasi.
